Deep Stack, AI Poker Tercanggih : Mengapa Dapat Mengalahkan Pemain Poker Profesional ?


pemain pro kalah dari robot

pemain poker pro kalah dari robot

DeepStack adalah Ai (Artificial Inteligence) pertama yang dapat mengalahkan pemain poker profesional dalam permainan tipe no-limit Texas Hold’Em. Tim peneliti mengatakan bahwa permainan komputer melawan manusia ini untuk mengukur sejauh mana kemampuan AI.

Hasil dari penelitian ini telah melampaui kemampuan manusia standar, baik secara performa, maupun progress. Deepstack rata-rata menang lebih dari 450 mmb/g (milli big blinds per game), lebih dari 44,000 pembagian kartu. Melampaui rata-rata pemain profesional sebanyak 50 mmb/g.

Lalu, bagaimana DeepStack bekerja ?

Intuisi Ai
Permainan diantara dua orang dengan pertaruhan berapapun akan menciptakan 10160 kemungkinan dari berbagai situasi, yang mana hampir mustahil untuk dikerjakan komputer. Untuk mempermudah, Deepstack menyederhanakan menjadi 1014 situasi abstrak yang telah dipelajari lewat simulasi melawan dirinya sendiri.

Seperti halnya Deepmind AlphaGo, ciptaan Google, Deepstack memilih langkah terbaik dari langkah-langkah yang ada dengan memperhitungkan skenario yang mungkin terjadi. Para peneliti mengkomparasi cara berpikir ini sebagai intuisi. “Perasaan yang bernilai tertentu saat memegang kartu tertentu di dalam situasi tertentu pula.”

“Intuisi” dari program ini telah dirancang menggunakan dua jaringan neural. Satu neural untukmemperkirakan fakta berupa pertanyaan : Apa dan Apabila kartu di meja terbuka (flop). Sedangkan yang lainnya menghitung nilai dari kartu keempat dan kelima.

Menyederhanakan jumlah situasi berarti efektifitas dari pohon komputerisasi Deepstack. Sehingga memudahkan perhitungan Nash Equilibrium, yang dianggap tidak akan berubah selama permainan berlangsung. Nash Equilibrium adalah teori yang menyatakan bahwa tidak ada pemain yang merubah strateginya selama tidak ada insentif.

Karena tidak ada strategi yang begitu mendalam saat permainan berlangsung, tentu saja tidak diperlukan 1014 situasi acak. Hanya diperlukan lima detik untuk menentukan pengambilan keputusan.

pemain pro kalah dari robotKeberuntungan Ai
Melihat lebih dekat hasil yang ditunjukan DeepStack, nyatanya tidak signifikan melawan semua pemain. Tercatat, sebelas dari 33 pemain poker profesional menyelesaikan 3,000 permainan, dan dari semuanya hanya satu dari sebelas kemenangan. DeepStack tidak menang secara menggembirakan, yang mana pemain poker hanya kalah sekitar 70 mbb/g.

Peneliti menyatakan bahwa secara keseluruhan DeepStack beruntung. Performanya masih dapat diterima dengan menang 486 mbb/g, kendati belum mencapai ekspektasi 492 mbb/g.

Miles Brundage seorang pemegang kebijakan penelitian Ai dari Universitas Oxford menyatakan bahwa kendati lawannya bukan pemain terbaik, namun hasil performa DeepStack tetap mengagumkan. Dia menambahkan bahwa dengan beberapa penyempurnaan seperti penambahan GPU, DeepStack dapat lebih meningkat lagi.

Dia menjelaskan bahwa hanya dengan tujuh lapisan yang berdasarkan 500 nodes, bukanlah jaringan neural terbesar. Ambilah contoh DeepMind’s AlphaGo yang berhasil mengalahkan pemain Go terbaik dunia, Ai itu menggunakan jaringan neural yang besar dan kuat.

Sebagai perbandingan saja, AlphaGo diciptakan dengan empat jaringan neural yang dilengkapi 10 lapisan dengan banyak nodes. Berbeda dengan DeepStack yang konon dapat dijalankan komputer berprosesor sekelas Celeron.

Disamping itu, pengembangan Ai dalam permainan poker tidak berhenti sampai di DeepStack. Tiga universitas yakni Alberta, Charles, dan Teknik Ceko juga sedang mempersiapkan Ai. Mereka memberi nama dengan arXiv.

Berbarengan dengan peluncuran hasil penelitian mereka, tepatnya Pennsylvania, Universitas Carnegie Mellon juga menciptakan Ai bernama Libratus. Bahkan, Libratus sudah dalam beta-testing untuk melawan pemain di tipe permainan Texas Hold’em dalam tajuk acara “Brain vs Ai”.

Kedua kepandaian buatan ini memang menciptakan banyak terobosan, baik bagi dunia ilmu pengetahuan maupun poker sendiri. Sejauh ini, baik DeepStack maupun Libratus hanya bisa bermain melawan satu pemain. Bukan tidak mungkin kedepannya ada Ai yang mampu melawan banyak pemain sekaligus, membaca kartu lawan, dan bahkan melakukan gertakan (bluff) !

 

What's Your Reaction?
Cry Cry
0
Cry
Cute Cute
0
Cute
Damn Damn
0
Damn
Dislike Dislike
0
Dislike
Lol Lol
0
Lol
Like Like
0
Like
Love Love
0
Love
Win Win
0
Win
WTF WTF
0
WTF

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Deep Stack, AI Poker Tercanggih : Mengapa Dapat Mengalahkan Pemain Poker Profesional ?

log in

Become a part of our community!

reset password

Back to
log in
Choose A Format
Personality quiz
Trivia quiz
Poll
Story
List
Open List
Ranked List
Meme
Video
Audio
Image